SEKILAS INFO
  • 2 tahun yang lalu - Assalammualaikum Wr.Wb. Selamat Datang di Website Masjid Agung Palembang!
  • 2 tahun yang lalu - Barang siapa membangun sebuah masjid karena mengharap ridho Allah, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga. (HR. Bukhari dan Muslim)
  • 2 tahun yang lalu - Assalammualaikum Wr.Wb. Selamat datang di Website Masjid Agung. Tema ini merupakan versi demo  tampilan website masjid. Untuk mengetahui info lebih lanjut kunjungi website kami di www.webskul.com.
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Sunday, 20 09 2020 September 2020 >

IMSYAK 04:01
SUBUH 04:15
DZUHUR 11:46
ASHAR 15:06
MAGHRIB 17:57
ISYA 18:55
Diterbitkan :
Kategori : Uncategorized
Komentar : 0 komentar

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin di Kota Palembang, Sumatera Selatan, merupakan masjid terbesar dan tertua. Masjid ini sekaligus merupakan saksi sejarah penyebaran Islam di Bumi Sriwijaya.

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin atau Masjid Agung Palembang yang dibangun pada 1738 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I, adalah bagian dari peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam.

Menurut pengurus masjid, Kemas Abdul Hamid, masjid agung yang merupakan bagian dari Kesultanan Palembang Darussalam ini berada di utara Istana di Belakang Benteng Kuto Besak, atau berdekatan dengan Sungai Musi kawasan 19 Ilir pusat Kota Palembang.

Sementara, konsep bangunan masjid memadukan keunikan arsitektur Eropa dan Tiongkok serta kebudayaan Melayu. Masjid ini terdiri atas dua bangunan utama, di mana bangunan pertama masjid berbentuk persegi empat berukuran 30 meter X 60 meter dengn luas 1.080 meter persegi, serta atapnya berbentuk limas melengkung dan lancip.

Sedangkan bangunan kedua dapat ditandai dengan rupa jendela yang besar dan tinggi, pilar-pilar berukuran besar pada saat memasuki masjid memberi kesan kokoh penampilan khas Eropa.

Menurut dia, kesultanan Palembang Darussalam berperan penting dalam penyebaran Islam hingga pelosok negeri. Bahkan Islam menjadi agama negara dan terus berkembang menjadi pusat kajian agama Islam melahirkan para ulama besar dalam menyebarkan siar Islam di masyarakat.

Ia menjelaskan, bangunan yang pertama kali adalah bangunan di depan menjadi masjid pertama dibangun oleh Sultan Mahmud Badaruddin I dan dahulu semua berbentuk kayu, sementara sisi kanan kirinya telah mengalami renovasi untuk pengembangan.

Pada tahun 2003 dan 2009 masjid agung ini ditetapkan sebagai Masjid Nasional menjadi salah satu cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah, karena berperan penting dalam sejarah  siar Islam di Bumi Sriwijaya. (Antara)

Sumber: https://www.suara.com/lifestyle/2015/07/04/133743/masjid-agung-saksi-sejarah-penyebaran-islam-di-bumi-sriwijaya

SebelumnyaRangkaian Acara Idul Adha 1438 H Masjid Agung Palembang
Suasana Umat Muslim saat Salat Idul Fitri 1438 H di Masjid Agung
Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin di Kota Palembang, Sumatera Selatan, merupakan masjid terbesar dan tertua. Masjid ini sekaligus merupakan saksi sejarah penyebaran Islam di Bumi Sriwijaya. Masjid Agung Sultan Mahmud...
Rangkaian Acara Idul Adha 1438 H Masjid Agung Palembang
Alhamdulillah rangkaian acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Idul Adha 1438 H Masjid Agung Palembang telah berlangsung dengan lancar. Dimulai dengan Sholat Idul Adha pada jam 06:00 WIB, dengan Imam/Khatib...
Eget Tharetra Jolor Dondimentum Gatrews.
Eum atque nostrum in eos. Voluptas dicta similique perferendis nihil tenetur necessitatibus. Quo maxime est quia mquam impedit aut omnis occaecati. Eum atque nostrum in eos. Voluptas dicta similique perferendis...
Omnis Poccaecati. Eum Hatque Nostrum Lineos
Eum atque nostrum in eos. Voluptas dicta similique perferendis nihil tenetur necessitatibus. Quo maxime est quia mquam impedit aut omnis occaecati. Eum atque nostrum in eos. Voluptas dicta similique perferendis...
Voluptas Dicta Similique Perferendis Nihil
Selamat datang di WordPress. Ini adalah pos pertama Anda. Edit atau hapus pos ini, lalu mulailah menulis! Quam impedit aut omnis occaecati. Eum atque nostrum in eos. Voluptas dicta similique...


TINGGALKAN KOMENTAR